Mengapa Saat Makan Kita Harus Mengunyah 32 kali? Berikut Ini Penjelasannya - GALISEHAT Mengapa Saat Makan Kita Harus Mengunyah 32 kali? Berikut Ini Penjelasannya

Mengapa Saat Makan Kita Harus Mengunyah 32 kali? Berikut Ini Penjelasannya


Mengapa Saat Makan Kita Harus Mengunyah 32 kali? Berikut Ini Penjelasannya


Banyak para ahli yang mengatakan bahwa kita harus mengunyah makanan itu harus berulang kali, ada yang menyebutkan 32 kali ada yang menyebutkan sampai 60 kali kita di sd juga pernah belajar, dipelajaran ipa kalau tidak salah di biologi kita harus mengunyah makanan sebanyak 32 kali sejumlah dengan gigi orang dewasa.

Namun apakah hal itu berlaku untuk semua makanan?

Nah, disini saya akan membahas jadi ketika anda mengonsumsi daging atau steak anda harus mengunyah lebih lama yaitu sekitar 60 kali, tapi karena kita orang indonesia mungkin jarang makan steak kalaupun makan steak paling anda kunyah 4-5 kali sudah anda telan. Jadi kalau anda makan nasi anda kunyah 32 kali nasi tersebut akan terasa manis. Karena dimulut kita mengandung enzim namanya ENZIM AMILASE untuk mengubah karbohidrat atau pati menjadi gula.

Sebenarnya banyak manfaat yang kita dapatkan kalau kita mengunyah dengan benar dan jumlahnya benar. Misalnya, rata-rata diseluruh dunia mengunyah makanan sebanyak 32 kali, tapi kalau anda makan bubur atau anda makan semangka itu tidak perlu sebanyak itu. Karena kandungan airnya lebih tinggi jadi makanan tersebut mudah hancur tapi ketika anda makan kacang atau jagung itu memang harus anda kunyah lebih lama kenapa? Karena ketika buang air besar kotorannya masih berbentuk biji atau utuh.

Kalau terjadi hal demikian, berarti jagung tersebut serat bijinya tidak dapat anda serap karena keluarnya masih utuh. Jadi didalam rongga mulut kita gigi kita, ludah kita, kemudian air liur itu terjadi proses pencernaan pada tahap yang pertama. Jadi kalau anda terlalu cepat mengunyah dan terlalu cepat di telan proses pada tahap pertama ini tidak sempurna tidak berjalan dengan sebagaimana mestinya.

Jadi di gigi ketika makanan anda gigit lalu di kunyah terjadi proses yang namanya pencernaan secara mekanik. Kemudian bercampur dengan air liur itu terjadi proses pencernaan secara kimiawi karena terlibat enzim didalam sana. Kemudian dengan anda kunyah lebih lama makanan akan dihancurkan jadi tekstur tadi yang kasar di rubah menjadi lembut kemudian bercampur dengan air liur kemudian anda telan.

Akhirnya ini juga dapat melindungi saluran yang disebut dengan esofagus atau tenggorokan yang masuk kedalam lambung. Jadi saluran tersebut akan terlindungi oleh licinnya air liur tadi. Kemudian selanjutnya adalah nutrisi dapat diserap dengan baik oleh organ pencernaan kita, contohnya seperti tadi jika jangungnya masih utuh akhirnya nutrisinya tidak dapat diserap dengan baik. Ketika anda mengunyah lebih lama, otomatis anda membutuhkan waktu lebih lama untuk makan.

Akhirnya anda merasa lebih cepat kenyang karena tubuh memerlukan waktu atau memberikan sinyal kepada otak jadi pada saat anda makan kurang lebih sekitar 20 menit baru tubuh memerintahkan otak bahwa saya sudah kenyang. Nah dalam waktu 20 menit kalau anda makan terlalu cepat akhirnya jumlah makanan yang anda makan pasti jumlahnya lebih banyak ketimbang anda makan dikunyah pelan-pelan. Ini juga bisa anda gunakan jika ingin menurunkan berat badan.

Ketika anda mempunyai waktu makan yang baik, kunyahlah dengan baik karena ini dapat membantu sistem pencernaan anda terutama bagi anda yang sakit maag. Jadi buat yang bermasalah dengan lambung perhatikan makanan anda apa yang anda makan dan kunyahlah dengan baik. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan pengetahuan anda.

0 Comments